Teza Sumendra Sudah Siap-Siap Rilis Album Baru dalam Waktu Dekat

      Comments Off on Teza Sumendra Sudah Siap-Siap Rilis Album Baru dalam Waktu Dekat

Teza SumendraWah, semua orang pasti salut dengan anak muda ini. Nama Teza Sumendra pertama kali dikenal publik tahun 2006. Tepatnya dalam gelaran acara Indonesian Idol Musim Ketiga. Pada waktu itu dia kurang beruntung. Baru minggu ketiga namanya sudah tersingkir. Apakah hal itu lantas membuatnya berhenti berkarir?

Pastinya enggak dong. Lelaki sejati itu pantang menyerah. Pada tahun-tahun berikutnya, dia menyita banyak perhatian publik lewat aktivitas menyanyinya di media sosial. Sampai-sampai pada tahun 2009, dia diajak oleh Indra Lesmana duet nyanyi lagu “Kembali Satu” dan dengan Andezz yang berjudul “Electric Love”.

Sejauh ini Teza sudah mengeluarkan 2 album bertajuk “Teza Sumendra” dan “Expanded”. Mayoritas lagu-lagunya dibawakan dengan kombinasi antara musik RnB, Jaz, dan Soul. Dengan kualitas suara yang unik dan penguasaan bahasa Inggris yang cukup baik menjadi kredit tersendiri untuknya dalam pentas yang lebih tinggi.

Semua album yang ia keluarkan memang bukan label mayor seperti kebanyakan artis. Meskipun meluncur dengan fasilitas independen alias keluar budget sendiri, nyatanya dia teep enjoy. Bahkan dia bilang belum begitu memburu peran label mayor dalam setiap album yang ia keluarkan.

Dengan alasan yang enggak mau diatur-atur, tentunya Teza lebih leluasa mengeksplor konsepsinya terhadap seni musik itu sendiri. Dalam album terbarunya nanti dia ingin mengkombinasikan lebih banyak lagi genre musik. Jadi para fans enggak hanya lihat yang itu-itu doang.

Teza merupakan anak muda kelahiran 11 Maret 1988. Cukup muda untuk berkembang lebih besar lagi. Dalam album barunya itu dia masih tetep bawain lagu dengan warna dominan Bahasa Inggris. Jika ditanya alasannya kenapa. “Asal nyaman buat saya,” ungkap Teza.

Masih sedikit banget ada musisi yang pede dengan pembawaan dan pilihan musik sendiri. Kebanyakan justru ikut-ikutan atau malah mendompleng popularitas musisi lain. Seperti yang kerap diputar di musik-musik picisan yang gampang hilang dari ingatan. Menciptakan ciri khas, itu misi Teza dalam setiap menggarap karyanya.

Enggak heran, suaranya aja termasuk kategori unik. Begitu kamu dengerin suaranya pertama kali mungkin akan terkesima dan bertanya-tanya, “Kok mirip penyanyi luar negeri, ya?” Begitulah. Suara yang kental dengan efek bass dan jaz itu tentu enggak disia-siain oleh Teza. Apa pun kata orang, dia tetep melaju, katanya.

Berkat semangatnya yang dianggap mampu mewakili anak muda, dia didaulat jadi ikon dalam kampanye Puma dalam tema “Run The Streets”. Sebuah perusahaan yang getol menciptakan produk sepatu branded. Dengan hadirnya Teza jadi ikon tersebut diharapkan bisa mengajak setiap anak muda untuk tampil dengan sisi positif mereka.

Dalam penggarapan album terbarunya itu, dia cuma melibatkan satu produser. Beda dengan album sebelumnya yang bahkan pernah berurusan dengan 6 produser sekaligus. Siapa produser itu? Dia musisi juga, namanya Dipha Barus yang selama ini dikenal sebagai seorang DJ, komposer lagu, sekaligus produser.

Dengan bekal yang melimpah, rasanya enggak sulit buat Teza untuk meluncurkan album seperti yang dia inginkan. Dalam tahun 2017 ini aja dia sudah berkali-kali manggung di tempat yang berbeda-beda. Salah satunya di Malang Jazz Festival 2017 yang saat itu berhasil menghipnotis para audiensi berkat suaranya yang khas itu.

Kalau dilihat-lihat, wajahnya mirip Chris Brown, ya? Tapi tentu dengan versi yang lebih berisi. Harapannya, dia bisa ngikuti prestasi yang sudah ditorehkan oleh musisi Indonesia yang go international seperti Agnez Mo misalnya. Bagaimanapun, perjalanan penyanyi Teza Sumendra masih panjang.